kalau wacana pertama adalah buka bersama, maka wacana kedua adalah malam keakraban. Kas kelas sekian rupiah Kas angkatan sekian Asturo menteri menyapa sekian Perpisahan sekian Buka bersama sekian membaca semua tagihan itu rasanya kata makrab sudah tak mungkin lagi. awalnya mereka (yang itu-itu saja) menyusun konsep akan kemana kita nanti. sampai sejauh dibentuk divisi-divisi seperti acara, konsumsi, dan perkap. dan tentu saja, aku tak jauh-jauh dari nasi. maka jadilah aku anggota seksi konsumsi. setelah melihat beberapa dari mereka sudah sampai ke tahap survey, wah, sepertinya kali ini bukan wacana. mungkin. baiklah, kita berangkat bulan januari. "nggak bisa. aku udah beli tiket pulang", kata A "nggak bisa di-reschedule?" "no" oke kalau begitu geser ke hari sesudah liburan. "aku nggak ikut ya, soalnya masih belum balik", kata B februari, maret, april, mei kini sudah juni. mungkin daripada makrab, l...