Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2020

Keluarga

Dari dulu setelan Mbok selalu bagus bagiku yang hanya kemana-mana dengan baju warna coklat dan hitam. Dengan kebaya warna cerah entah ungu atau merah muda serta bawahan jarik batik, Mbok biasa duduk di teras rumah Paklik Alimin setiap pagi.  Pembawaannya teduh, banyak tersenyum, dan selalu wangi. Aku selalu memilih tidur bersamanya ketika kesana karena kasurnya yang selalu dingin. Beberapa kali ia mengajariku menulis aksara Jawa yang berulang kali tak paham-paham juga. Awalnya masih pelan dan daya pikirku masih bisa mengikuti, makin lama Mbok seperti menjelaskan semuanya pada dirinya sendiri. Level naik menjadi kelas intermediate dan mungkin sejenak ia lupa bahwa aku masih SD. Sholat tarawih di masjid, Mbok selalu di baris paling depan. Tentu saja aku dan teman-temanku memilih baris paling akhir atau minimal di pinggir agar mudah pulang dan paling pertama mengambil sendal. Sebelum baris Mbok diblokade, ia biasa memberiku atau dengan kata lain aku yang meminta darinya uang koin lima...

Seni Memilih

Agustus, bulan kedelapan yang menandakan tahun 2020 sudah lebih dari separuh jalan. *** Beberapa tahun yang lalu, kakakku secara sabar menyiapkan jawaban yang sama dari tahun ke tahun untuk satu pertanyaan:  kapan menikah? Dua kata yang awalnya bisa jadi hanya basa-basi tapi menjadi tertekan juga karena tak kira-kira berapa orang yang bertanya. Aku sendiri ikut tertawa-tawa saja bersama mereka. Masuk di lebaran kedua, ketiga, dan seterusnya, tawaku sudah sampai di ujungnya. Aku sudah tidak tertarik dan meninggalkan Mbak Ul mengatasi pertanyaan mereka sendirian. Selagi pertanyaan itu bukan untukku dan toples kue kacang masih penuh, lebaranku selamat. Saat itu kuliahku masih susah, Teknis Cukai masih membingungkan, Statistika apalagi. Pertanyaan itu masih belum masuk ke duniaku sampai ketika tiga bungkus undangan itu tertulis tujuan atas namaku. Saat itu dimulailah bagian hidup yang mengharuskan kami untuk banyak menyaksikan hari-hari penting mereka. Hari-hari yang seharusnya s...