14:35 siang, dengan aku yang malas membuka gorden. Tulisan kali ini isinya lebih berat. Kubilang berat karena tidak biasanya aku mau membahas sesuatu di luar kelas otakku yang serba ringan. Pergi beli kangkung, motoran saja. Malas fotokopi, print grayscale saja di rumah. Namun kali ini otakku setidaknya harus sedikit digunakan. Setelah sekian lama ia berbaring, aku khawatir ia sudah lupa caranya bangun. Aku khawatir ia mulai berternak laba-laba dan mengoleksi sarangnya. Pukul enam pagi waktunya ‘ Morning Show’ , nanti ada acara ‘Saliha’. Kemudian ‘Pagi-pagi’ dilanjut dengan ‘Sarah Sechan’. Bahaya, aku sudah mulai hafal urutan program TV. -------------------- Semua kalimat di bawah tidak hanya untuk para saudariku, tapi juga untukku. Bukan menggurui, karena jangankan guru, aku wisuda saja belum. Salut untuk mereka yang sedikit mulai berani berjalan ke kanan. Melihat mbak-mbak selebriti itu menceritakan kisah hijrahnya, aku kagum. Kagum yang ‘tidak nyambung’ ...