Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2018

Hijab

14:35 siang, dengan aku yang malas membuka gorden. Tulisan kali ini isinya lebih berat. Kubilang berat karena tidak biasanya aku mau membahas sesuatu di luar kelas otakku yang serba ringan. Pergi beli kangkung, motoran saja. Malas fotokopi, print grayscale saja di rumah. Namun kali ini otakku setidaknya harus sedikit digunakan. Setelah sekian lama ia berbaring, aku khawatir ia sudah lupa caranya bangun. Aku khawatir ia mulai berternak laba-laba dan mengoleksi sarangnya. Pukul enam pagi waktunya ‘ Morning Show’ , nanti ada acara ‘Saliha’. Kemudian ‘Pagi-pagi’ dilanjut dengan ‘Sarah Sechan’. Bahaya, aku sudah mulai hafal urutan program TV. -------------------- Semua kalimat di bawah tidak hanya untuk para saudariku, tapi juga untukku. Bukan menggurui, karena jangankan guru, aku wisuda saja belum. Salut untuk mereka yang sedikit mulai berani berjalan ke kanan. Melihat mbak-mbak selebriti itu menceritakan kisah hijrahnya, aku kagum. Kagum yang ‘tidak nyambung’ ...

Stairway

Dingin . Selalu ingat, tentang leherku yang terus menatapnya tinggi. Mendapati matanya sekitar dua puluh senti dari mataku. Yang aku tak pernah terima ketika ia mendapat kotak pensil biru sedangkan aku tak menerima apa-apa.  Gadis itu setiap hari meninggalkanku di belakang. Ia lari dan lari lalu dengan tawanya saling dorong dengan sebaya-sebayanya. Lalu aku di tempat yang sama, dengan pasir yang sama, kutepuk-tepuk menjadi adonan lalu pura-pura memasaknya.  Dulu sekali, ia pernah (benar-benar) mengayunkan kursi plastik padaku yang terduduk di lantai hanya karena bandana barunya kupatahkan. Mendorongku jatuh ke ubin dengan kakinya dari atas kasur lalu melarangku masuk ke kamarnya selama seminggu. Kemudian di lain malam, dia yang menendangku itu mendadak ada di sampingku untuk tidur. Takut katanya. Pertengahan 2016, tas-tasku penuh dengan baju yang terlipat rapi. Bukan aku yang memasukkannya. Tapi dia. Membantuku karena paham aku terlalu tidak tau tentang ...