Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2025

Bunga-Bunga

Masa itu aku pernah muda dan pemalu. Sama seperti rata-rata mereka, akupun punya mau dan cita-cita.  Bukan suara-suara bicara atau bunyi langkah kaki, aku justru mencari tinta dan menyulamnya. Beberapa darinya menjadi doa dan titik komanya menjadi bunga-bunga. Tapi suara tetap sepi dan pagar menjadi semakin tinggi.  Lembar kiri penuh dan lembar kanan mulai terisi,  sampai lama sekali.. Hingga datang suatu angka yang tidak juga suka berpuisi. Kalimatku menari-nari namun ia malah berhitung. Aku tak menyukainya tapi ia tidak mau pergi. Kemudian bukuku menjadi kosong dan lama sekali menunggu. Tapi di luar sana, angka itu juga tetap menunggu. Sampai basah angin dan tebal berdebu-debu. Akhirnya aku mempersilakan angka-angka itu untuk berhitung di lembaranku. Dan kata-kata serta tanda baca bunga-bunga itu akhirnya menjadi ingatan dan kasih sayang dari Rabb-ku. Tentang betapa aku sudah berusaha selagi takut melakukan dosa. Tentang betapa doa-doa di malam sepi tidak semua harus te...