Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2021

Semoga Saja

  Semuanya. Tanpa kecuali. Dunia adalah apa saja yang ia perlihatkan padaku. Aku melihat dengan kedua matanya, berbicara dengan bahasanya, dan menyukai semua yang ia sukai. Aku menulis karena ia menulis, aku diam karena ia juga diam. Sejatinya, ia bukan sesuatu yang hebat. Tapi sebaliknya, aku selalu ingin menulis balok huruf seperti barisan huruf-hurufnya. Miring sepersekian derajat, kecil, dan rapi. Sejak kecil ia pandai berhitung dan pandai memilih-milih warna. Sekilas ingatan tentang rumah dan lembah yang ia gambar enam belas tahun lalu masih menjadi contoh terbaik meskipun aku lupa apa-apa saja warnanya. Aku iri dengan semua yang ia miliki. Kenapa ia punya kotak pensil sedangkan aku tidak? Kenapa ia memakai handphone tapi aku tidak? Dan, kenapa ia harus berkuliah jauh dan meninggalkanku sendirian? Tidak ada yang pernah membantuku untuk menjawab semuanya. Kemudian tas bajunya yang tergeletak di lantai menjadi sesuatu yang amat berharga. Ia pulang. Membawa banyak cer...