Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

He's Near

Kalau tidak salah, waktu itu pasukanku tinggal tiga. Satu raja dan dua bidak. Parah. Padahal bapak Kantor Lelang seberang bangku sudah mempersilahkan di awal untuk memilih pion warna yang kumau. Ternyata dengan putih pun sudah waktuku paling sedikit, hampir mati pula.  Ingat sekali bapak setelan jaket mengembang di tubuhnya yang kecil itu masih punya beberapa garda depan seperti menteri, benteng, dan banyak pion. Menit ke-belasan rajaku hanya maju mundur di H2, G2, sampai terpojok di H1. Satu dari tiga perwakilan sudah kalah sekitar sepuluh menit yang lalu, lalu karena ini akan kalah juga maka tidak ada bijaknya bila Ref, wakil terakhir, tetap menantang Kantor Lelang. Dua pion putih serong depan belakang, pas di depan mereka ada pion hitam yang menutup jalan. Benar-benar tinggal raja yang bisa bergerak. Kayu catur paling besar sekaligus paling lemah dan payah. Jalan sepetak-sepetak sampai mundur ke ujung. لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ,  لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ ...