Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2019

Uang Uang Uang Uang Uang

Sepanjang rambutku tumbuh tiga senti, pekerjaanku masih sederhana. Rotasiku hanya sebatas lantai dua dan tiga.   Lebih banyak berurusan dengan kertas dan printer. Usia dua puluh tahun aku lebih senang jajan daripada jogging atau sejenisnya di Car Free Day. Dengan usia dimana tulang-tulangku belum tumbuh seratus persen ini, aku dan teman-teman mendapat semacam notifikasi rezeki yang bukan main jumlahnya. Aku yang awalnya memakai sampo dengan sehemat-hematnya mendadak tak peduli bila sampo itu cepat habis bahkan tumpah sekalipun. Yang awalnya membeli barang dengan uang pas, kini bisa menarik uang bahkan tanpa melihat nominalnya, mengambil barang di rak minimarket tanpa harus peduli dengan bandrol harganya. Pun membeli makanan apapun tanpa harus tau mereknya. Uang, benar-benar ya. Aku masih muda. Muda yang tidak bijaksana. Aku yang tidak bijaksana ini, dan uang yang sebanyak itu. Seperti anak SD yang ingin cari permen tapi malah diberi uang untuk seka...