Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2019

Agama, Walimatul Ursy, dan Segalanya

Bahkan sebelum muncul buku " Sebuah Seni untuk Menjadi Bodo Amat" -pun, aku sudah terlebih dulu menjadi seperti mereka yang tidak peduli. Tidak peduli telat kuliah, tidak peduli mode kemeja terkini, termasuk tidak peduli fitur-fitur baru instagram yang membuatku tak u pgrade  app yang satu itu bahkan sampai sekarang. Dan banyak tidak peduli-tidak peduli yang lain.  Ketidakpedulian itu kumpul menjadi satu kesatuan partai tanpa kupilah dulu mana yang baik dan mana yang tidak. Perlahan aku memanen hasil dari semua sifat apatis yang tak sengaja kutanam. Menjadi manusia yang lempeng-lempeng saja, tidak tau apa-apa, dan hanya bisa menjawab 'iya' dan 'iya'. Kuliah memberiku teori tak tertulis tentang bagaimana seharusnya hidup. Menjadi g uardian angel Sufi yang mudah asma itu, aku dilatih untuk bagaimana sabar menunggunya naik tangga. Tentang apa yang harus kulakukan saat ia balik kanan dan keluar barisan saat upacara, dan berlatih peduli-peduli yang s...